Growing Smart With Information
Adalah sebuah slogan yang saya baca di dinding bengkel TKJ SMK N 2 Depok Sleman Yogyakarta waktu pertama kali saya memasukinya. Sebuah slogan yang sederhana namun begitu mengena. Kini slogan itu sudah tiada karena renovasi dan perbaikan bengkel namun saya menyukai slogan tersebut dan saya abadikan dalam blog saya yang sangat sederhana. Selamat membaca dan terima kasih atas kunjungannya.

NEW POSTS

Sunday, 21 September 2014

BEKERJA DI PEMELIHARAAN INSTRUMEN PABRIK



Instrumentasi, apakah itu instrumen? Apakah alat-alat musik? Apakah alat-alat laboratorium? Bagaimanakah sebenarnya lowongan pekerjaan di pemeliharaan instrumen?

Istilah instrumen sendiri adalah istilah umum yang bisa disematkan kepada alat-alat tertentu tergantung bidangnya. Dalam bidang musik, istilah instrumen digunakan untuk menyebut sekumpulan alat musik. Di bidang sains instrumen digunakan untuk menyebut sarana pengumpul dan pengolah data penelitian. Sedangkan dalam hal surat-surat penting instrumen bisa dimaknai dengan akta atau surat obligasi dan sebagainya.



Dalam posting kali ini saya ingin membagi pengalaman saya bekerja dengan alat-alat instrumen. Namun instrumen yang saya maksud adalah instrumen di bidang industri yang meliputi alat ukur dan alat kontrol proses produksi (silakan baca: Sekilas tentang instrumentasi).

Di tempat saya bekerja di salah satu pabrik petrokimia di sumatera, pemeliharaan alat-alat pabrik terbagi menjadi dua. Yang pertama adalah pemeliharaan mekanikal yang meliputi pemeliharaan rotating unit (Kompresor, Pompa) dan non rotating unit (pipa, vesel, tangki dan sebagainya). Yang kedua adalah pemeliharaan listrik dan instrumen yang meliputi area kelistrikan (trafo, motor listrik, generator) dan area instrumentasi (alat ukur dan alat kontrol proses industri). Kebetulan saya bekerja sebagai pelaksana muda di bagian pemeliharaan instrumen.

Bidang studi yang mempelajari teknik instrumentasi di antaranya adalah SMK jurusan Teknik Instrumen (setahu saya ada di STM Pembangunan Cimahi, belum tahu yang lainnya), Kuliah jurusan Teknik Instrumen atau Teknik Fisika (Ada di beberapa kampus seperti UGM, ITB, ITS dll). Beberapa jurusan lain yang prinsip ilmunya nyerempet pelajaran instrumentasi adalah SMK Teknik Mekatronika.

Namun, apakah harus dari jurusan-jurusan tersebut baru bisa bekerja di bagian instrumen maintenance? Jawabannya tidak. Di tempat saya bekerja bahkan banyak dari para senior berasal dari jurusan Teknik Audio Video, Teknik Elektro (arus kuat) bahkan dari SMA jurusan IPA. Dan saya sendiri berasal dari SMK Teknik Komputer dan Jaringan.

Pada awalnya saya pun merasa canggung dengan pekerjaan ini. Ilmu instrumen itu banyak, mulai dari mulai alat pneumatic (sumber daya udara) sampai alat-alat elektronik. Mulai dari bongkar-pasang control valve sampai memutar baut zero di transmitter. Dari gebuk-gebuk pasang baut dengan bodem sampai menghitung clearance probe ke target ukur. Dan masih banyak lagi. Namun setelah dijalani ternyata tidak terlalu susah memahami alat-alat instrumentasi. Apalagi para senior kami tidak pelit dalam membagi ilmu. Maka kami pun bisa bekerja sekaligus belajar.

Bagaimana dengan ilmu sebelumnya? Saya yakin bahwa ilmu yang telah dipelajari tidak akan sia-sia. Meskipun saya mendapat pekerjaan yang sangat jauh dari prinsip ilmu saya namun saya merasa ilmu saya sebelumnya cukup membantu. Pekerjaan memelihara alat instrumen adalah pekerjaan yang membutuhkan logika dan kemampuan merunut algoritma kejadian sehingga dapat terdefinisikan akar permasalahannya. Dan pelajaran algoritma dan logika saya dapatkan pada pelajaran membangun program komputer. Kemudian prosedur perbaikan alat saya dapatkan juga waktu pelajaran trouble shooting hardware komputer dan jaringan. Ilmu saya sebelumnya tidak sia-sia. Saya yakin dasar ilmu teknik itu sama. Hanya saja pengembangannya yang lain tergantung bidang masing-masing.

So, bagi sohib yang membutuhkan pekerjaan namun tersedia lowongan sebagai teknisi instrumen, semoga tulisan yang sedikit di atas dapat menjadi bahan pertimbangan. Saya hanya sekedar share pengalaman saja sekaligus memperkenalkan bahwa ini loh pekerjaan sebagai instrumen maintenance. Semoga bermanfaat.

5 comments:

Catatan

Penulis telah berusaha untuk menjaga orisinalitas tulisan di dalam blog ini dengan tidak asal mengcopy paste artikel blog lain ke dalam blog ini serta menulis dari awal dengan referensi-referensi. Penulis tidak melarang artikel di blog ini di copy paste ke blog Sohib. Penulis bahkan senang dan merasa bersyukur jika apa yang penulis tulis bermanfaat bagi Sohib sekalian. Hanya saja, penulis mohon bagi Sohib-Sohib yang meng-copy paste artikel dari blog ini, untuk menyertakan sumber artikelnya. Terima kasih banyak.

FOLLOWERS